<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>ELECTRONIC CORNER_GdankS</title>
	<atom:link href="http://gdanks.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://gdanks.wordpress.com</link>
	<description>komunitas elektronika dan instrumentasi fisika ITS</description>
	<lastBuildDate>Sun, 15 Jun 2008 05:48:10 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='gdanks.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>ELECTRONIC CORNER_GdankS</title>
		<link>http://gdanks.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://gdanks.wordpress.com/osd.xml" title="ELECTRONIC CORNER_GdankS" />
	<atom:link rel='hub' href='http://gdanks.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>RESISTOR</title>
		<link>http://gdanks.wordpress.com/2008/06/15/resistor/</link>
		<comments>http://gdanks.wordpress.com/2008/06/15/resistor/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 15 Jun 2008 05:29:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>isa albanna</dc:creator>
				<category><![CDATA[Elektronika Dasar]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gdanks.wordpress.com/?p=49</guid>
		<description><![CDATA[Pada dasarnya semua bahan memiliki sifat resistif namun beberapa bahan seperti tembaga, perak, emas dan bahan metal umumnya memiliki resistansi yang sangat kecil. Bahan-bahan tersebut menghantar arus listrik dengan baik, sehingga dinamakan konduktor. Kebalikan dari bahan yang konduktif, bahan material seperti karet, gelas, karbon memiliki resistansi yang lebih besar menahan aliran elektron dan disebut sebagai [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=gdanks.wordpress.com&amp;blog=951701&amp;post=49&amp;subd=gdanks&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pada dasarnya semua bahan memiliki sifat resistif namun beberapa bahan seperti tembaga, perak, emas dan bahan metal umumnya memiliki resistansi yang sangat kecil. Bahan-bahan tersebut menghantar arus listrik dengan baik, sehingga dinamakan konduktor. Kebalikan dari bahan yang konduktif, bahan material seperti karet, gelas, karbon memiliki resistansi yang lebih besar menahan aliran elektron dan disebut sebagai insulator. Bagaimana prinsip konduksi, dijelaskan pada artikel tentang semikonduktor.</p>
<p>Hubungan antara hambatan, tegangan, dan arus, dapat disimpulkan melalui hukum berikut ini, yang terkenal sebagai hukum Ohm: v = R x i</p>
<p>Resistor adalah komponen dasar elektronika yang digunakan untuk membatasi jumlah arus yang mengalir dalam satu rangkaian. Sesuai dengan namanya resistor bersifat resistif dan umumnya terbuat dari bahan karbon . Dari hukum Ohms diketahui, resistansi berbanding terbalik dengan jumlah arus yang mengalir melaluinya. Satuan resistansi dari suatu resistor disebut Ohm atau dilambangkan dengan simbol W (Omega). Tipe resistor yang umum adalah berbentuk tabung dengan dua kaki tembaga di kiri dan kanan. Pada badannya terdapat lingkaran membentuk gelang kode warna untuk memudahkan pemakai mengenali besar resistansi tanpa mengukur besarnya dengan Ohmmeter. Kode warna tersebut adalah standar manufaktur yang dikeluarkan oleh EIA (Electronic Industries Association) seperti yang ditunjukkan pada tabel berikut. Waktu penulis masuk pendaftaran kuliah elektro, ada satu test yang harus dipenuhi yaitu diharuskan tidak buta warna. Belakangan baru diketahui bahwa mahasiswa elektro wajib untuk bisa membaca warna gelang resistor (barangkali).</p>
<p><img src="http://www.williamson-labs.com/images/res-color-code.gif" alt="gambar warna transistor" width="320" height="484" /></p>
<p><img src="http://www.williamson-labs.com/images/resistor-color-code-all.gif" alt="gambar 2" width="487" height="500" /></p>
<p><strong><span style="color:#ff0000;">Hati-hati ketika membaca resistor dengan 5 atau 6 gelang warna</span></strong><br />
<strong>Note:</strong><span style="font-weight:bold;color:#000000;"> </span><span style="font-style:italic;color:#000000;">Digit ke Tiga tidak dipakai ketika membaca resistor dengan 4 gelang warna</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18pt;">contoh gambar &gt;&gt;</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18pt;"><img src="http://bp3.blogger.com/_YF5WDLLK2nA/Rieown6oZ1I/AAAAAAAABNM/ksh_NseE7bY/s320/1.JPG" alt="rsistor" width="249" height="149" /></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18pt;">Arti gelang-gelang warna dari resistor di atas adalah:</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18pt;text-indent:18pt;">Merah = 2</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18pt;text-indent:18pt;">Kuning = 4</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18pt;text-indent:18pt;">Jingga = x1000</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18pt;text-indent:18pt;">Emas = 5%</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18pt;text-indent:18pt;">
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18pt;">Jadi, nilai resistansi resistor disamping = 24.000 Ohm.</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18pt;">Rmaks = 24.000 + ( 5% x 24.000 )</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18pt;">Rmin = 24.000 –<span> </span>( 5% x 24.000 )</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18pt;">
<p align="center">
<p class="text8" align="justify">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;">Resistansi dibaca dari warna gelang yang paling depan ke arah gelang toleransi berwarna coklat, merah, emas atau perak. Biasanya warna gelang toleransi ini berada pada badan resistor yang paling pojok atau juga dengan lebar yang lebih menonjol, sedangkan warna gelang yang pertama agak sedikit ke dalam. Dengan demikian pemakai sudah langsung mengetahui berapa toleransi dari resistor tersebut. Kalau anda telah bisa menentukan mana gelang yang pertama selanjutnya adalah membaca nilai resistansinya.</p>
<p class="text8" align="justify">
<p class="text8" align="justify">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;">Jumlah gelang yang melingkar pada resistor umumnya sesuai dengan besar toleransinya. Biasanya resistor dengan toleransi 5%, 10% atau 20% memiliki 3 gelang (tidak termasuk gelang toleransi). Tetapi resistor dengan toleransi 1% atau 2% (toleransi kecil) memiliki 4 gelang (tidak termasuk gelang toleransi). Gelang pertama dan seterusnya berturut-turut menunjukkan besar nilai satuan, dan gelang terakhir adalah faktor pengalinya.</p>
<p class="text8" align="justify">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;">Misalnya resistor dengan gelang kuning, violet, merah dan emas. Gelang berwarna emas adalah gelang toleransi. Dengan demikian urutan warna gelang resitor ini adalah, gelang pertama berwarna kuning, gelang kedua berwana violet dan gelang ke tiga berwarna merah. Gelang ke empat tentu saja yang berwarna emas dan ini adalah gelang toleransi. Dari tabel-1 diketahui jika gelang toleransi berwarna emas, berarti resitor ini memiliki toleransi 5%. Nilai resistansisnya dihitung sesuai dengan urutan warnanya. Pertama yang dilakukan adalah menentukan nilai satuan dari resistor ini. Karena resitor ini resistor 5% (yang biasanya memiliki tiga gelang selain gelang toleransi), maka nilai satuannya ditentukan oleh gelang pertama dan gelang kedua. Masih dari tabel-1 diketahui gelang kuning nilainya = 4 dan gelang violet nilainya = 7. Jadi gelang pertama dan kedua atau kuning dan violet berurutan, nilai satuannya adalah 47. Gelang ketiga adalah faktor pengali, dan jika warna gelangnya merah berarti faktor pengalinya adalah 100. Sehingga dengan ini diketahui nilai resistansi resistor tersebut adalah nilai satuan x faktor pengali atau 47 x 100 = 4.7K Ohm dan toleransinya adalah 5%.</p>
<p class="text8" align="justify">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;">Spesifikasi lain yang perlu diperhatikan dalam memilih resitor pada suatu rancangan selain besar resistansi adalah besar watt-nya. Karena resistor bekerja dengan dialiri arus listrik, maka akan terjadi disipasi daya berupa panas sebesar W=I2R watt. Semakin besar ukuran fisik suatu resistor bisa menunjukkan semakin besar kemampuan disipasi daya resistor tersebut.</p>
<p class="text8" align="justify">
<p class="text8" align="justify">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;">Umumnya di pasar tersedia ukuran 1/8, 1/4, 1, 2, 5, 10 dan 20 watt. Resistor yang memiliki disipasi daya 5, 10 dan 20 watt umumnya berbentuk kubik memanjang persegi empat berwarna putih, namun ada juga yang berbentuk silinder. Tetapi biasanya untuk resistor ukuran jumbo ini nilai resistansi dicetak langsung dibadannya, misalnya 100W5W.</p>
<p class="text8" align="justify">
<p><strong>Berdasarkan penggunaannya, resistor dapat dibagi</strong>:</p>
<ol type="1">
<li class="MsoNormal"><strong>Resistor Biasa</strong> (tetap nilainya), ialah sebuah resistor penghambat gerak arus, yang nilainya tidak dapat berubah, jadi selalu tetap (konstan). Resistor ini biasanya dibuat dari nikelin atau karbon.</li>
<li class="MsoNormal"><strong>Resistor Berubah</strong> (<em>variable</em>), ialah sebuah      resistor yang nilainya dapat berubah-ubah dengan jalan menggeser atau      memutar <em>toggle</em> pada alat tersebut. Sehingga nilai resistor dapat kita tetapkan sesuai dengan kebutuhan. Berdasarkan jenis ini kita bagi menjadi dua, <strong>Potensiometer</strong>, rheostat dan <strong>Trimpot</strong> (<em>Trimmer      Potensiometer</em>) yang biasanya menempel pada papan rangkaian (<em>Printed      Circuit Board</em>, PCB).</li>
<li class="MsoNormal"><strong>Resistor </strong>NTC dan PTS, NTC (<em>Negative Temperature Coefficient</em>),      ialah Resistor yang nilainya akan bertambah kecil bila terkena suhu panas.      Sedangkan PTS (<em>Positife Temperature Coefficient</em>), ialah Resistor      yang nilainya akan bertambah besar bila temperaturnya menjadi dingin.</li>
<li class="MsoNormal"><strong>LDR</strong> (<em>Light Dependent Resistor</em>), ialah jenis Resistor yang berubah hambatannya karena pengaruh cahaya. Bila cahaya gelap nilai tahanannya semakin besar, sedangkan cahayanya terang nilainya menjadi semakin kecil.</li>
</ol>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;">Cara paling mudah menentukan resistor yang rusak, yaitu apabila resistor kita ukur dengan multimeter tidak sama dengan nilai gelang yang kita baca, bahkan sangat menyimpang jauh, ada pula yang tidak terukur atau 0 ohm. Untuk lebih baiknya sebelum kita memasang komponen resistor ke dalam rangkaian atau menyoldernya, lebih baik kita ukur dulu dengan multimeter untuk lebih tepatnya.</p>
<p>Dilihat dari fungsinya, resistor dibedakan menjadi :</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:72pt;text-align:justify;text-indent:-18pt;"><!--[if !supportLists]--><span>1.<span style="font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span><!--[endif]-->tahanan tetap</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:72pt;text-align:justify;">fungsi :</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:72pt;text-align:justify;text-indent:36pt;">- pembagi tegangan</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:72pt;text-align:justify;text-indent:36pt;">- memperkecil arus</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:72pt;text-align:justify;text-indent:36pt;">- memperbesar dan memperkecil tegangan</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:72pt;text-align:justify;text-indent:-18pt;"><!--[if !supportLists]--><span>2.<span style="font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span><!--[endif]-->tahanan tidak tetap ( variable )</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:72pt;text-align:justify;">contoh : potensiometer , trimmer , tahanan geser</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:72pt;text-align:justify;">fungsi :</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:108pt;text-align:justify;text-indent:-18pt;"><!--[if !supportLists]--><span>-<span style="font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span><!--[endif]-->sebagai pengatur volume ( mengatur besar kecilnya arus )</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:108pt;text-align:justify;text-indent:-18pt;"><!--[if !supportLists]--><span>-<span style="font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span><!--[endif]-->sebagai tone control pada sound system</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:108pt;text-align:justify;text-indent:-18pt;"><!--[if !supportLists]--><span>-<span style="font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span><!--[endif]-->sebagai pengatur tinggi rendahnya nada ( bass / treble )</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:108pt;text-align:justify;text-indent:-18pt;"><!--[if !supportLists]--><span>-<span style="font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span><!--[endif]-->sebagai pembagi tegangan arus dan tegangan</p>
<p><!--[if !supportLists]--></p>
<table class="MsoTableGrid" style="border:medium none;border-collapse:collapse;" border="1" cellspacing="0" cellpadding="0">
<tbody>
<tr>
<td style="border:1pt solid windowtext;width:77.4pt;padding:0 5.4pt;" width="103" valign="top">
<p class="MsoNormal">Warna</p>
</td>
<td style="width:54pt;padding:0 5.4pt;" width="72" valign="top">
<p class="MsoNormal">Angka ke-1</p>
</td>
<td style="width:45pt;padding:0 5.4pt;" width="60" valign="top">
<p class="MsoNormal">Angka ke-2</p>
</td>
<td style="width:90pt;padding:0 5.4pt;" width="120" valign="top">
<p class="MsoNormal">Faktor perkalian</p>
</td>
<td style="width:56.15pt;padding:0 5.4pt;" width="75" valign="top">
<p class="MsoNormal">Toleransi</p>
</td>
</tr>
<tr>
<td style="width:77.4pt;padding:0 5.4pt;" width="103" valign="top">
<p class="MsoNormal">Hitam</p>
</td>
<td style="width:54pt;padding:0 5.4pt;" width="72" valign="top">
<p class="MsoNormal">
</td>
<td style="width:45pt;padding:0 5.4pt;" width="60" valign="top">
<p class="MsoNormal">0</p>
</td>
<td style="width:90pt;padding:0 5.4pt;" width="120" valign="top">
<p class="MsoNormal">1</p>
</td>
<td style="width:56.15pt;padding:0 5.4pt;" width="75" valign="top">
<p class="MsoNormal">
</td>
</tr>
<tr>
<td style="width:77.4pt;padding:0 5.4pt;" width="103" valign="top">
<p class="MsoNormal">Coklat</p>
</td>
<td style="width:54pt;padding:0 5.4pt;" width="72" valign="top">
<p class="MsoNormal">1</p>
</td>
<td style="width:45pt;padding:0 5.4pt;" width="60" valign="top">
<p class="MsoNormal">1</p>
</td>
<td style="width:90pt;padding:0 5.4pt;" width="120" valign="top">
<p class="MsoNormal">10</p>
</td>
<td style="width:56.15pt;padding:0 5.4pt;" width="75" valign="top">
<p class="MsoNormal">
</td>
</tr>
<tr>
<td style="width:77.4pt;padding:0 5.4pt;" width="103" valign="top">
<p class="MsoNormal">Merah</p>
</td>
<td style="width:54pt;padding:0 5.4pt;" width="72" valign="top">
<p class="MsoNormal">2</p>
</td>
<td style="width:45pt;padding:0 5.4pt;" width="60" valign="top">
<p class="MsoNormal">2</p>
</td>
<td style="width:90pt;padding:0 5.4pt;" width="120" valign="top">
<p class="MsoNormal">100</p>
</td>
<td style="width:56.15pt;padding:0 5.4pt;" width="75" valign="top">
<p class="MsoNormal">
</td>
</tr>
<tr>
<td style="width:77.4pt;padding:0 5.4pt;" width="103" valign="top">
<p class="MsoNormal">Oranye</p>
</td>
<td style="width:54pt;padding:0 5.4pt;" width="72" valign="top">
<p class="MsoNormal">3</p>
</td>
<td style="width:45pt;padding:0 5.4pt;" width="60" valign="top">
<p class="MsoNormal">3</p>
</td>
<td style="width:90pt;padding:0 5.4pt;" width="120" valign="top">
<p class="MsoNormal">1000</p>
</td>
<td style="width:56.15pt;padding:0 5.4pt;" width="75" valign="top">
<p class="MsoNormal">2%</p>
</td>
</tr>
<tr>
<td style="width:77.4pt;padding:0 5.4pt;" width="103" valign="top">
<p class="MsoNormal">Kuning</p>
</td>
<td style="width:54pt;padding:0 5.4pt;" width="72" valign="top">
<p class="MsoNormal">4</p>
</td>
<td style="width:45pt;padding:0 5.4pt;" width="60" valign="top">
<p class="MsoNormal">4</p>
</td>
<td style="width:90pt;padding:0 5.4pt;" width="120" valign="top">
<p class="MsoNormal">10000</p>
</td>
<td style="width:56.15pt;padding:0 5.4pt;" width="75" valign="top">
<p class="MsoNormal">
</td>
</tr>
<tr>
<td style="width:77.4pt;padding:0 5.4pt;" width="103" valign="top">
<p class="MsoNormal">Hijau</p>
</td>
<td style="width:54pt;padding:0 5.4pt;" width="72" valign="top">
<p class="MsoNormal">5</p>
</td>
<td style="width:45pt;padding:0 5.4pt;" width="60" valign="top">
<p class="MsoNormal">5</p>
</td>
<td style="width:90pt;padding:0 5.4pt;" width="120" valign="top">
<p class="MsoNormal">100000</p>
</td>
<td style="width:56.15pt;padding:0 5.4pt;" width="75" valign="top">
<p class="MsoNormal">
</td>
</tr>
<tr>
<td style="width:77.4pt;padding:0 5.4pt;" width="103" valign="top">
<p class="MsoNormal">Biru</p>
</td>
<td style="width:54pt;padding:0 5.4pt;" width="72" valign="top">
<p class="MsoNormal">6</p>
</td>
<td style="width:45pt;padding:0 5.4pt;" width="60" valign="top">
<p class="MsoNormal">6</p>
</td>
<td style="width:90pt;padding:0 5.4pt;" width="120" valign="top">
<p class="MsoNormal">1000000</p>
</td>
<td style="width:56.15pt;padding:0 5.4pt;" width="75" valign="top">
<p class="MsoNormal">
</td>
</tr>
<tr>
<td style="width:77.4pt;padding:0 5.4pt;" width="103" valign="top">
<p class="MsoNormal">Ungu</p>
</td>
<td style="width:54pt;padding:0 5.4pt;" width="72" valign="top">
<p class="MsoNormal">7</p>
</td>
<td style="width:45pt;padding:0 5.4pt;" width="60" valign="top">
<p class="MsoNormal">7</p>
</td>
<td style="width:90pt;padding:0 5.4pt;" width="120" valign="top">
<p class="MsoNormal">10000000</p>
</td>
<td style="width:56.15pt;padding:0 5.4pt;" width="75" valign="top">
<p class="MsoNormal">
</td>
</tr>
<tr>
<td style="width:77.4pt;padding:0 5.4pt;" width="103" valign="top">
<p class="MsoNormal">Abu-abu</p>
</td>
<td style="width:54pt;padding:0 5.4pt;" width="72" valign="top">
<p class="MsoNormal">8</p>
</td>
<td style="width:45pt;padding:0 5.4pt;" width="60" valign="top">
<p class="MsoNormal">8</p>
</td>
<td style="width:90pt;padding:0 5.4pt;" width="120" valign="top">
<p class="MsoNormal">100000000</p>
</td>
<td style="width:56.15pt;padding:0 5.4pt;" width="75" valign="top">
<p class="MsoNormal">
</td>
</tr>
<tr>
<td style="width:77.4pt;padding:0 5.4pt;" width="103" valign="top">
<p class="MsoNormal">Putih</p>
</td>
<td style="width:54pt;padding:0 5.4pt;" width="72" valign="top">
<p class="MsoNormal">9</p>
</td>
<td style="width:45pt;padding:0 5.4pt;" width="60" valign="top">
<p class="MsoNormal">9</p>
</td>
<td style="width:90pt;padding:0 5.4pt;" width="120" valign="top">
<p class="MsoNormal">1000000000</p>
</td>
<td style="width:56.15pt;padding:0 5.4pt;" width="75" valign="top">
<p class="MsoNormal">
</td>
</tr>
<tr>
<td style="width:77.4pt;padding:0 5.4pt;" width="103" valign="top">
<p class="MsoNormal">Emas</p>
</td>
<td style="width:54pt;padding:0 5.4pt;" width="72" valign="top">
<p class="MsoNormal">
</td>
<td style="width:45pt;padding:0 5.4pt;" width="60" valign="top">
<p class="MsoNormal">
</td>
<td style="width:90pt;padding:0 5.4pt;" width="120" valign="top">
<p class="MsoNormal">0,1</p>
</td>
<td style="width:56.15pt;padding:0 5.4pt;" width="75" valign="top">
<p class="MsoNormal">5%</p>
</td>
</tr>
<tr>
<td style="width:77.4pt;padding:0 5.4pt;" width="103" valign="top">
<p class="MsoNormal">Perak</p>
</td>
<td style="width:54pt;padding:0 5.4pt;" width="72" valign="top">
<p class="MsoNormal">
</td>
<td style="width:45pt;padding:0 5.4pt;" width="60" valign="top">
<p class="MsoNormal">
</td>
<td style="width:90pt;padding:0 5.4pt;" width="120" valign="top">
<p class="MsoNormal">0.01</p>
</td>
<td style="width:56.15pt;padding:0 5.4pt;" width="75" valign="top">
<p class="MsoNormal">10%</p>
</td>
</tr>
<tr>
<td style="width:77.4pt;padding:0 5.4pt;" width="103" valign="top">
<p class="MsoNormal">Tanpa warna</p>
</td>
<td style="width:54pt;padding:0 5.4pt;" width="72" valign="top">
<p class="MsoNormal">
</td>
<td style="width:45pt;padding:0 5.4pt;" width="60" valign="top">
<p class="MsoNormal">
</td>
<td style="width:90pt;padding:0 5.4pt;" width="120" valign="top">
<p class="MsoNormal">
</td>
<td style="width:56.15pt;padding:0 5.4pt;" width="75" valign="top">
<p class="MsoNormal">20%</p>
</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/gdanks.wordpress.com/49/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/gdanks.wordpress.com/49/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/gdanks.wordpress.com/49/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/gdanks.wordpress.com/49/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/gdanks.wordpress.com/49/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/gdanks.wordpress.com/49/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/gdanks.wordpress.com/49/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/gdanks.wordpress.com/49/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/gdanks.wordpress.com/49/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/gdanks.wordpress.com/49/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/gdanks.wordpress.com/49/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/gdanks.wordpress.com/49/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/gdanks.wordpress.com/49/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/gdanks.wordpress.com/49/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/gdanks.wordpress.com/49/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/gdanks.wordpress.com/49/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=gdanks.wordpress.com&amp;blog=951701&amp;post=49&amp;subd=gdanks&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gdanks.wordpress.com/2008/06/15/resistor/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/37a93e32d8299e506b355fb6822fe75f?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">gdanks</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://www.williamson-labs.com/images/res-color-code.gif" medium="image">
			<media:title type="html">gambar warna transistor</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://www.williamson-labs.com/images/resistor-color-code-all.gif" medium="image">
			<media:title type="html">gambar 2</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://bp3.blogger.com/_YF5WDLLK2nA/Rieown6oZ1I/AAAAAAAABNM/ksh_NseE7bY/s320/1.JPG" medium="image">
			<media:title type="html">rsistor</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Sudahkah Doa Mu terKaBuL</title>
		<link>http://gdanks.wordpress.com/2008/06/15/sudahkah-doa-mu-terkabul/</link>
		<comments>http://gdanks.wordpress.com/2008/06/15/sudahkah-doa-mu-terkabul/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 15 Jun 2008 05:16:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>isa albanna</dc:creator>
				<category><![CDATA[islamic corner]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gdanks.wordpress.com/?p=48</guid>
		<description><![CDATA[&#8220;Dan Tuhanmu berkata ,Berdo&#8217;alah kamu kepada-Ku, Pasti akan kuperkenankan permintaanmu. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembah-Ku akan masuk neraka jahanam dalam keadaan hina-dina&#8221; (Q.S. Al Mu&#8217;min : 60). Alllah pernah menyerahkan dunia dan segala isinya kepada tumbuhan, binatang, gunung, batu, laut. tapi semua tidak mau, mereka menolak sebagai kahalifah. tapi betapa bodoh manusia dalam [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=gdanks.wordpress.com&amp;blog=951701&amp;post=48&amp;subd=gdanks&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><em><strong>&#8220;Dan Tuhanmu berkata ,Berdo&#8217;alah kamu kepada-Ku, Pasti akan kuperkenankan permintaanmu. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembah-Ku akan masuk neraka jahanam dalam keadaan hina-dina&#8221; (Q.S. Al Mu&#8217;min : 60).</strong></em></p>
<p>Alllah pernah menyerahkan dunia dan segala isinya kepada tumbuhan, binatang, gunung, batu, laut. tapi semua tidak mau, mereka menolak sebagai kahalifah. tapi betapa bodoh manusia dalam keadaan lemah menerima semuanya itu. Allah telah menngingatkan kita dalam Al-Quran bahwa kita adalah mahluk yang lemah  lagi bayak mengeluh.</p>
<p>Allah memberikan kita kesempatan untuk berkomunikasi dengan Dia dengan sebuah IBADAH dan DOA &gt;&gt; tapi mengapa engkau enggan tuk menjalankan keduanya. padahal Dia yang  menciptakan kamu dan memberi kehidupan kepada kamu. Allah tak dapat kita lihat tapi allah selalu menyaksikan kita. jika kita sadar bahwa kita orang-orang yang lemah maka segeralah bersujud dan berdoalah</p>
<p>Pengertian berdo&#8217;a adalah memohon atau meminta pertolongan kepada Allah SWT, tetapi bukan berarti hanya orang yang terkena musibah saja yang layak memanjatkan do&#8217;a. Sebagai seorang Muslim kita layak berdo&#8217;a walaupun kita dalam keadaan sehat. Do&#8217;a merupakan unsur yang palin esensial dalam ibadah. Sebagaimana Sabda Rasulullah saw &#8220;Do&#8217;a itu ibadah&#8221; (H.R. Abu Daud, Tirmizi, Nasai dan Ibnu Majah). &#8220;Tiada sesuatu yang paling mulia dalam pandangan Allah, selain dari berdo&#8217;a kepada-Nya, sedang kita dalam keadaan lapang&#8221;(H.R. Al Hakim). Didalam berdo&#8217;a ada tata cara. waktu dan tempat berdo&#8217;a.</p>
<p>cara dalam doa :</p>
<p><strong>1. Menghadap Kiblat</strong><br />
Hal ini berdasarkan sebuah hadis &#8220;Rasulullah datang ketempat wuquf diArafah dan ia menghadap kiblat lalu terus menerus berdo&#8217;a sehingga tenggelam matahari&#8221;</p>
<p><strong>2. Membaca Hamdalah atau pujian, Istighfar dan membaca Shalawat</strong><br />
Salah seorang Sahabat Nabi berkata : &#8220;Ketika Nabi Muhammad saw duduk dimesjid, tiba-tiba datang seorang laki-laki masuk, lalu ia shalat. Setelah selesai ia membaca doa,&#8217;Allahummaghfirlii warhamnii&#8217;. Maka waktu itu Rasulullah pun berkata, wahai kawan, engkau terburu-buru. Jika kau shalat, duduklah dahulu kemudian bacalah puji-pujian kepada Allah. Karena dia yang memiliki pujian itu, lalu kau baca shalawat kepadaku kemudian baru berdo&#8217;a .Kemudian datang seorang yang lain setelah shalat ia memuji Allah dan membaca shalawat untuk Nabi Muhammad saw. dan setelah itu Nabi bersabda, Berdo&#8217;alah akan dipenuhi.&#8221;</p>
<p><strong>3. Dengan suara lembut dan rasa takut</strong><br />
Sebagaimana Firman Allah SWT yang berbunyi, &#8220;Berserulah (Berdo&#8217;a) kepada Tuhanmu dengan merendahkan diri dan suara yang lembut. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas. Dan janganlah engkau berbuat kerusakan dibumi sesudah (Allah SWT ) memperbaikinya, dan berdoalah kepada-Nya dengan rasa takut (tidak diterima) dan harap (akan dikabulkan). Sesungguhnya rahmat Allah amat dekat kepada orang-orang yang berbuat baik.&#8221; (Q.S. Al A&#8217;raf : 55-56)<br />
<strong>4. Keyakinan</strong><br />
Didalam berdoa kita harus yakin dan berprasangka baik kepada Allah, seperti hadis berikut ini : &#8220;Sesungguhnya Alla &#8216;Azza wa Jalla berfirman : Aku akan mengikuti prasangka hamba-Ku kepada-Ku. Dan Aku selalu menyertainya apa bila ia berdoa kepada-Ku&#8221;.</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/gdanks.wordpress.com/48/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/gdanks.wordpress.com/48/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/gdanks.wordpress.com/48/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/gdanks.wordpress.com/48/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/gdanks.wordpress.com/48/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/gdanks.wordpress.com/48/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/gdanks.wordpress.com/48/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/gdanks.wordpress.com/48/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/gdanks.wordpress.com/48/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/gdanks.wordpress.com/48/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/gdanks.wordpress.com/48/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/gdanks.wordpress.com/48/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/gdanks.wordpress.com/48/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/gdanks.wordpress.com/48/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/gdanks.wordpress.com/48/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/gdanks.wordpress.com/48/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=gdanks.wordpress.com&amp;blog=951701&amp;post=48&amp;subd=gdanks&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gdanks.wordpress.com/2008/06/15/sudahkah-doa-mu-terkabul/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/37a93e32d8299e506b355fb6822fe75f?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">gdanks</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>ELEKTRONIKA BAGI PEMULA</title>
		<link>http://gdanks.wordpress.com/2008/06/15/elektronika-bagi-pemula/</link>
		<comments>http://gdanks.wordpress.com/2008/06/15/elektronika-bagi-pemula/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 15 Jun 2008 04:44:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>isa albanna</dc:creator>
				<category><![CDATA[Elektronika Dasar]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gdanks.wordpress.com/?p=47</guid>
		<description><![CDATA[heLLo&#8230; asyiknya belajar elektronika&#8230;. itu yang pernah aq rasakan ketika belajar dan mengenali secara jauh dunia elektronika. setiap belajar elektronika apsti punyak tahap, kita takkan bisa jika tidak mengenal dari dasar. langkah pertama kita harus mengenal karakteristik dari tiap komponen. mulai dari jenis transistor, resistor, kapasitor dan bebrapa komponen lain yang wajib and ketahui!!!!! kalian [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=gdanks.wordpress.com&amp;blog=951701&amp;post=47&amp;subd=gdanks&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>heLLo&#8230; asyiknya belajar elektronika&#8230;. itu yang pernah aq rasakan ketika belajar dan mengenali secara jauh dunia elektronika. setiap belajar elektronika apsti punyak tahap, kita takkan bisa jika tidak mengenal dari dasar.  langkah pertama kita harus mengenal karakteristik dari tiap komponen. mulai dari jenis transistor, resistor, kapasitor dan bebrapa komponen lain yang wajib and ketahui!!!!!</p>
<p>kalian dapat mendownload datasheet tiap komponen di situs http://www.datasheetcatalog.com ato di www.alldatasheet.com tapi mas saranin yang pertama karena lebih simple dan gampang&#8230; trus kamu juga harus banyak mengenal tentang teori dasar tentag rangkaian listrik sederhana &gt;&gt; dapat kamu download di sini sudah saya sediakan.</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/gdanks.wordpress.com/47/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/gdanks.wordpress.com/47/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/gdanks.wordpress.com/47/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/gdanks.wordpress.com/47/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/gdanks.wordpress.com/47/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/gdanks.wordpress.com/47/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/gdanks.wordpress.com/47/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/gdanks.wordpress.com/47/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/gdanks.wordpress.com/47/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/gdanks.wordpress.com/47/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/gdanks.wordpress.com/47/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/gdanks.wordpress.com/47/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/gdanks.wordpress.com/47/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/gdanks.wordpress.com/47/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/gdanks.wordpress.com/47/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/gdanks.wordpress.com/47/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=gdanks.wordpress.com&amp;blog=951701&amp;post=47&amp;subd=gdanks&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gdanks.wordpress.com/2008/06/15/elektronika-bagi-pemula/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/37a93e32d8299e506b355fb6822fe75f?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">gdanks</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>KENALI TEKNOLOGI WI-FI</title>
		<link>http://gdanks.wordpress.com/2007/08/12/kenali-teknologi-wi-fi/</link>
		<comments>http://gdanks.wordpress.com/2007/08/12/kenali-teknologi-wi-fi/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 12 Aug 2007 00:18:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>isa albanna</dc:creator>
				<category><![CDATA[compu_tech]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gdanks.wordpress.com/2007/08/12/kenali-teknologi-wi-fi/</guid>
		<description><![CDATA[Apa itu Wi-Fi? Wi-Fi semakin popular dan menjadi perkataan yang melekat pada bibir pengguna IT pada masa kini. Namun tahukah anda apa itu Wi-Fi? Kali ini anda boleh mengetahui apa itu Wi-Fi secara ringkas.             Wi-Fi merupakan singkatan bagi Wireless Fidelity dimana istilah ini telah diberikan secara rasmi oleh WECA (Wireless Ethernet Compatibility Alliance). Wi-Fi mula [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=gdanks.wordpress.com&amp;blog=951701&amp;post=40&amp;subd=gdanks&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span style="color:#993300;">Apa itu Wi-Fi? Wi-Fi semakin popular dan menjadi perkataan yang melekat pada bibir pengguna IT pada masa kini. Namun tahukah anda apa itu Wi-Fi? Kali ini anda boleh mengetahui apa itu Wi-Fi secara ringkas.</span><span style="color:#993300;"> </span><span style="color:#993300;"><span>            </span>Wi-Fi merupakan singkatan bagi Wireless Fidelity dimana istilah ini telah diberikan secara rasmi oleh WECA (Wireless Ethernet Compatibility Alliance). Wi-Fi mula diperkenalkan menerusi produk-produk tanpa wayar pada penghujung tahun 1998. Penggunaan Wi-Fi adalah merujuk kepada sistem rangkaian pautan tanpa wayar yang menggunakan hubungan jalurlebar(broadband), titik capaian (access point) dank ad Wi-Fi yang diinstal di dalam computer bagi membolehkan pengguna berkongsi fail dan pencetak serta melayari internet sama seperti rangkaian LAN biasa.</span><span style="color:#993300;"> </span><span style="color:#993300;"><span>            </span>Titik capaian adalah merujuk kepada satu peranti elektronik kecil yang bertindak sebagai penghubung dengan kad Wi-Fi yang diinstal di dalam computer pengguna bagi membolehkan perpindahan data berlaku.</span><span style="color:#993300;"> </span><span style="color:#993300;"><span>            </span>Menerusi spefikasi 802.11 di antara sumber jalurlebar seperti DSL atau kabel dengan computer tersebut. 802.11 pula merujuk kepada spefikasi teknikal keluarga pautan tanpa wayar LAN yang diberikan oleh IEEE (Institute of Electrical and Electronic Engineers). Teknologi Wi-Fi dikatakan tergolong dalam spefikasi 802.11b yang membolehkan perpindahan data berlaku dalam kelajuan sehingga 11Mbps di dalam jalur 2.4 GHz. Sementara itu, teknologi 802.11a pula adalah lanjutan kepada teknologi 802.11b di mana teknologinya lebih pantas. Teknologi 802.11a membenarkan perpindahan data berlaku dalam kelajuan sehingga 54 Mbps di dalam jalur 5 GHz. Teknologi ini juga dikenali sebagai Wi-Fi5 atau WECA.</span><span style="color:#993300;"> </span><span style="color:#993300;"><span>            </span>Ethernet merupakan senibina LAN yang telah dibangunkan oleh Xerox Corp dan ianya merupakan kad antaramuka rangkaian yang digunakan dalam rangkaian LAN biasa. Sedangkan Wi-Fi pula adalah merupakan senibina LAN yang digunakan dalam persekitaran tanpa wayar. Ringkasnya ethernet digunakan dalam rangkaian LAN yang berwayar (menggunakan kabel seperti CAT5 untuk dihubungkan ke jalurlebar) manakala Wi-Fi pula digunakan dalam rangkaian Lan tanpa wayar (menggunakan kad Wi-Fi dan dihubungkan ke titik capaian seterusnya akan menghubungkan ke jalur lebar).</span><span style="color:#993300;"> </span><span style="color:#993300;"><span>            </span>LAN adalah merujuk kepada rangkaian komputer bagi kawasan setempat di mana setiap komputer dihubungkan antara satu sama lain dengan menggunakan wayar. WLAN pula adalah merujuk kepada rangkain komputer bagi kawasan setempat di mana setiap komputer dihubungkan antara satu sama lain tanpa menggunakan wayar. Konsep WLAN adalah sama dengan LAN misalnya dari segi penggunaan pelayan dan sistem pentadbiran. Bezanya cuma dari segi medium iaitu WLAN menggunakan gelombang radio manakala LAN menggunakan kabel untuk mentransmisikan data.</span><span style="color:#993300;"> </span><span style="color:#993300;"><span>            </span>Wi-Fi Hotspot adalah merujuk kepada satu kawasan khas di mana titik capaian disediakan bagi membolehkan pengguna dihubungkan ke internet menerusi gelombang Wi-Fi. Biasanya, pengguna-pengguna ini menggunakan komputer jenis mudah alih seperti notebook. Pada masa ini, Wi-Fi boleh didapat di lapangan terbang, hotel, kafe-kafe utam seperti StarBucks Coffe dan tempat-tempat tumpuan umum seperti komples membeli belah dan pusat rekreasi. Hubungan Wi-Fi ini boleh dilakukan dalam jarak 300 kaki dari lokasi Hotspot tersebut.</span><span style="color:#993300;"> </span><span style="color:#993300;"><span>            </span>Tidak sama sekali. Sebenarnya kedua-duanya adalah saling melengkapi antara satu sama lain dan mempunyai sasarannya tersendiri. Teknologi Wi-Fi digunakan untuk menggantikan sistem rangkaian wayar iaitu LAN yang sedia ada, biasanya pada komputer desktop dan notebook manakala Bluetooth pula digunakan dalam lingkungan PAN iaitu Personal Area Network di mana peranti-peranti khusus digunakan misalnya telefon mudah alih, pengimbas barkod dan PDA bagi menggantikan peranti yang menggunakan wayar. Walaupun secara logiknya kedua-dua teknologi ini mungkin akan terganggu antara satu sama lain disebabkan jalur frekuensinya sama iaitu 2.4 GHz tetapi pada hakikatnya tidak. Ini berdasarkan penyelidikan yang telah dilakukan oleh Bluetooth SIG dan IEEE menerusi teknik AFH (Adaptive Frequency Hopping) yang mendapati bahawa kedua-duanya adalah bebas dari gangguan. Selain daripada itu, terdapat pembuat cip iaitu Cambridge Silicon Radio yang telah membangunkan kedua-dua teknologi ini. </span><span style="color:#993300;"> </span><span style="color:#993300;"><span>            </span>Selain daripada itu, keupayaan audio juga berbeza diantara kedua-dua teknologi ini. Sebagai contoh, Ericsson telah membangunkan telefon mudah alih yang boleh memindahkan audio menerusi teknologi Bluetooth dari telefon ke headset tanpa menggunakan wayar. Sebaliknya dalam teknologi Wi-Fi, keupayaan audio adalah menerusi VOIP (Voice Over IP) dimana spesifikasi dan keperluannya adalah sama sekali berbeza. Ini jelas menunjukkan kedua-dua teknologi ini mempunyai kelebihan masing-masing, mempunyai sasaran tersendiri dan yang lebih penting ialah bukannya bersaing antara satu sama lain. Penggunaan kedua0dua teknologi ini menunjukkan akan kepentingan sistem pautan tanpa wayar dalam dunia digital masa kini.</span><span style="color:#993300;"> </span><span style="color:#993300;"><span>            </span>Penggunaan kedua-dua teknologi ini juga boleh dilihat dalam syarikat UPS (United Parcel Service) di mana pengimbas barkod mengimbas kod dengan menggunakan teknologi Bluetooth lalu data-data tersebut dihantar ke titik capaian WLAN yang menggunakan teknologi Wi-Fi untuk dihubungkan ke cawangan-cawangan lain diseluruh dunia.</span><span style="color:#993300;"> </span><span style="color:#993300;"><span>            </span>Kesimpulannya, teknologi pautan tanpa wayar ini memberikan banyak kelebihan atau kebaikan dalam aktiviti seharian kita seperti boleh melayari internet di mana-mana sahaja seperti di kafe-kafe atau tempat-tempat umum yang digelar sebagai hotspot. Ini adalah kerana adanya titik capaian untuk teknologi Wi-Fi disediakan. Teknologi Bluetooth pula memudahkan kita memindahkan atau berkongsi data antara notebook dan PDA. Ini sangat berguna ketika melakukan persembahan sesuatu projek atau laporan perancangan ketika mesyuarat di mana data-data perlu dikongsi dengan staf-staf yang lain.</span><span style="color:#993300;"> </span><span style="color:#993300;"><span>            </span>Selain itu, dengan adanya teknologi-teknologi ini ia juga telah dapat mengurangkan tekanan kerja. Ini adalah kerana sesuatu perbincangan atau mesyuarat boleh dilakukan di tempat-tempat santai yang menyediakan sambungan tanpa wayar ini. Teknologi Wi-Fi ini juga menyediakan lebar jalur yang besar, di mana perpindahan data dapat dilakukan dengan pantas dan cepat. Malah penyelenggaraan perkakasan juga mudah kerana tiada wayar atau kabel yang digunakan. Maka dengan ini jelas menunjukkan bahawa teknologi Wi-Fi dan bluetooth ini banyak membantu dan memudahkan kerja seharian manusia hari ini.</span></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/gdanks.wordpress.com/40/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/gdanks.wordpress.com/40/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/gdanks.wordpress.com/40/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/gdanks.wordpress.com/40/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/gdanks.wordpress.com/40/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/gdanks.wordpress.com/40/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/gdanks.wordpress.com/40/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/gdanks.wordpress.com/40/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/gdanks.wordpress.com/40/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/gdanks.wordpress.com/40/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/gdanks.wordpress.com/40/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/gdanks.wordpress.com/40/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/gdanks.wordpress.com/40/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/gdanks.wordpress.com/40/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/gdanks.wordpress.com/40/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/gdanks.wordpress.com/40/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=gdanks.wordpress.com&amp;blog=951701&amp;post=40&amp;subd=gdanks&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gdanks.wordpress.com/2007/08/12/kenali-teknologi-wi-fi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/37a93e32d8299e506b355fb6822fe75f?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">gdanks</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
